Jual Kambing 2019 Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Seluruh Jawa Timur

Jual Kambing 2019 Surabaya, Sidoarjo, Gresik dan Seluruh Jawa Timur

Betina

Tipe Paket mentah Paket masak Sate Gulai Porsi
Syiar A 1.000.000 1.400.000 200 – 225 1 Panci 65 – 75
Syiar B 1.200.000 1.450.000 225 – 250 1 Panci 75 – 85
Syiar C 1.300.000 1.550.000 275 – 300 1 Panci 85 – 100
Syiar D 1.400.000 1.700.000 325 – 350 1 Panci 100 – 110
Syiar Super 1.500.000 1.850.000 375 – 400 2 Panci** 100 – 125
Syiar Pilihan 1.650.000 2.000.000 425 – 450 2 Panci** 125 – 150
Pilihan Besar 2.000.000 2.500.000 575 – 600 2 Panci** 180 – 200

 

Jantan

Tipe Paket mentah Paket masak Sate Gulai Porsi
Jantan A 1.500.000 2.000.000 200 – 225 1 Panci 65 – 75
Jantan B 1.750.000 2.250.000 225 – 250 1 Panci 75 – 85
Jantan C 1.950.000 2.450.000 275 – 300 1 Panci 85 – 100
Jantan D 2.150.000 2.650.000 325 – 350 1 Panci 100 – 110
Jantan E 2.400.000 3.000.000 375 – 400 2 Panci** 100 – 125
Jantan F 2.700.000 3.300.000 425 – 450 2 Panci** 125 – 150
Jantan Besar 3.700.000 3.700.000 575 – 600 2 Panci** 180 – 200

Secara Syar’i Makna Aqiqah adalah :

“Menyembelih kambing untuk anak yang baru dilahirkan pada hari ke 7 atau kelipatan dari kelahirannya yang diikuti dengan mencukur rambut, kemudian memberi nama”

Hikmah AQIQAH

Aqiqah merupakan suatu pengorbanan yang akan mendekatkan diri anak kepada Allah SWT, dimasa awal anak tersebut menghirup udara kehidupan.

Aqiqah merupakan suatu bentuk pengorbanan bagi anak dari berbagai musibah dan kehancuran, sebagimana Allah SWT, telah mengorbankan Ismail AS, dengan menggantikan sembelihan yang besar.

Aqiqah merupakan pembayaran hutang anak, untuk memberikan syafaat kepada kedua ornag tuanya, kelak dihari kiamat.

Aqiqah merupakan perwujudan rasa syukur atas keberhasilan pelaksanaan syariat Islam dan kelahiran serta bertambahnya generasi mukmin.

Aqiqah akan memperkuat tali ikatan cinta diantara anggota dan elemen masyarakat sebab dengan berkumpul, duduk makan bersama dengan penuh kegembiraan menyambut generasi muslim baru.

Aqiqah mempererat tali silaturahim, dalam hal ini aqiqah menjadi media berlangsungnya komunikasi dan interaksi sosial yang erat dan sehat.

Perbedaan QURBAN dan AQIQAH

Ada beberapa perbedaan yang patut diperhatikan antara QURBAN dan AQIQAH :

Daging Qurban dishodaqahkan kepada fakir, miskin atau anak yatim dalam keadaan mentah, sedangkan daging aqiqah dishodaqahkan kepada fakir miskin dan boleh juga kepada orang-orang kaya dalam keadaan sudah dimasak, karena menurut hadits riwayat Baihaqi dari Aisyah Ra, Menshodaqohkan daging dalam keadaan sudah dimasak itu sunnha.

 

Kaki belakang yang kanna hewan aqiqah sunnah diShodaqahkan kepada bidan yang menangani kelahiran dan merawat bayi yang bersangkutan, sednagkan kaki hewan qurban tidak diperlakukan demikian. Hal ini didasarkan kepada riwayat Hakim yang dishahihkannya bahwa Fatimah Ra, telah melakukan hal itu atas perintah Rasulullah SAW.

 

Waktu atau masa penyembelihan hewan Qurban hanya empat hari dalam setahun, yaitu tanggal 10, 11, 12 , 13 Dzulhijjah. Sedangkan menyembelih hewan aqiqah tidak terbatas pada hari-hari tersebut, bahkan bisa dilakukan kapan saja sepanjang tahun.

 

Penyaluran Daging atau Masakan AQIQAH 

Penyaluran daging atau masakan Aqiqah, lebih baik dibagikan dalam bentuk masakan, baik dengan acara walimah maupun sekedar dibagikan:

Dibagikan kepada fakir, miskin, dhu’afa atau panti Asuhan sebagai shodaqah.

Dibagikan kepada kaum kerabat dan saudara

Dibagikan kepada tetangga atau lingkungan

Dibagikan kepada suku bangsa lain sebagai hadiah

Boleh sepertiga bagian untuk dinikmati sendiri.

Terkait dengan penyaluran daging atau masakan Aqiqah beberapa ulama berpendapat antara lain :

Syeikh Jibrin : Berpendapat bahwa pembagian aqiqah sunnahnya pengaqiqah boleh memakan sepertiganya, sepertiganya diberikan kepada kerabat atau sahabat sebagai hadiah dan menshodaqohkan sepertiganya bagian yang lain untuk saudara muslim.

 

Syeikh Utsaimin : beliau berpendapat  bahwa daging atau masakan aqiqah diperbolehkan untuk dishodaqohkan dan mengumpulkan sanak saudara atau kerabat serta tetangga untuk jamuan makan daging aqiqah yang sudah masak.

 

Syeikh Ibnu Bazz : Beliau berpendapatbahwa pengaqiqah bebas memilih antara menshodaqohkan seluruhnya atau sebagian memasaknya dan mengundang orang yang dianggap pantas diundang dari kalangan kerabat, tetangga, saudara muslim serta sebagian orang-orang fakir miskin untuk menerima masakan aqiqah.

 

Pusat Layanan Aqiqah dan Catering 

Jl. Raya Kebonsari No. 8 Surabaya

Jl. Raya Bluru Kidul No. 9 Sidoarjo

Jl. Raya Karang Nongko No. 34 Sukodono Sidoarjo